Ragnarok Retro: False Alarm Dikira Bot

Baik pagi ini kita akan membahas game yang baru saja di luncurkan oleh pihak GNJOY atau Gravity Link, yaitu Ragnarok Retro. Namun saya cukup kecewa karena baru-baru ini salah satu char saya yang saya buat sejak OBT dan saya naikin levelnya secara perlahan tanpa aplikasi ilegal atau bot, kini mendadak di penjara. Beberapa hari yang lalu saya sudah mengirimkan pesan ke support zendesk via ticket dengan nomor ticket 45721.

Saya bisa memahami karena banyaknya aplikasi bot yang beredar, maka tentu saja membuat kewalahan para staff GM untuk menumpas aplikasi ilegal seperti bot dimana bisa merusak pasar in-game. Langkah yang diambil yaitu membuat sebuah script dimana jika mendeteksi aplikasi ilegal maka akan di penjara. Idenya saya apresiasi sangat bagus. Lalu bagaimana pelaksanaannya?

Ternyata tidak semulus dengan ide yang dicetuskan, faktanya ada banyak sekali pemain game Ragnarok Retro yang mengalami karakter game nya di penjara hingga beberapa hari, dan rata-rata mereka mengatakan hanya bermain biasa saja, bahkan tidak mengerti aplikasi ilegal seperti bot. Dalam istilah teknis ketika rules yang di set untuk menangkap target itu tidak sesuai, bahkan mengenai orang lain yang tidak bersalah kita bisa menamai dengan istilah false alarm.

Saya menelusuri beberapa player yang dimana sebagian player adalah mahasiswa dan sudah bekerja, bahkan ada juga yang sudah berkeluarga termasuk saya. Dari laporan yang diterima, mereka yang kebanyakan terkena false alarm ini mengatakan suka melakukan kebiasaan unik, yaitu AFK sembari melakukan kegiatan lain, entah itu di IRL (In Real Life) atau sembari bekerja di laptop / komputer.

Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa kemungkinan besar salah satu parameter yang dipasang pada sistem antibot pada Ragnarok Retro adalah ketika ada player yang idle cukup lama, maka bisa dipastikan ia menggunakan program ilegal / bot. Kira-kira begitu kalau kita bisa tarik logika programming berdasarkan testimoni beberapa player yang pernah di penjara.

Apakah hal itu berhasil? Saya rasa tidak. Banyak player yang frustasi karena behaviour false alarm ini.

Saya adalah player cukup lama sejak 2003 dimana pemegang lisensi publishernya waktu itu masih PT LYTO dan menggunakan sistem voucher, saya juga dulu ikut ke gathering Gravindo juga. Saya rasa dengan free2play seperti ini bot tidak akan menyelesaikan masalah. Jika menggunakan sistem voucher untuk bermain game, saya rasa ini bisa menyelesaikan masalah, karena rata-rata orang yang menggunakan bot ini mencari uang dari bot dengan menjual item lalu di jual Zeny ke Rupiah. Dengan adanya sistem voucher mereka akan berpikir 2x untuk bot dengan banyak karakter.

Tips buat GM dan staff Gravity Link, It is only about the script. Definisi sering idle menurut saya sangat tidak bijaksana dan tidak pas kalau dijadikan parameter di penjara. Kita sebagai player yang menantikan game ini, rasanya sangat tidak fair lah. Kami bayar KOIN juga. Saya bisa katakan eksekusi in-game kalian cukup berantakan dan tidak terukur. Jika begini terus, jangan heran dalam 1 taun atau kurang dari 2 taun nanti bakal sepi. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.