Sudah Siap Memasuki Era Metaverse?

Sudah lama tidak menulis, akhirnya saya menyempatkan diri untuk menulis namun dengan sesuatu yang baru. Sebagian dari kalian pasti sudah tahu dengan istilah Metaverse ini bukan? Bagi yang belum tahu… oke, akan dibantu jelaskan sedikit secara simpel dan mudah.

Beberapa waktu lalu kan Mark Zuckeberg selaku CEO Facebook mengumumkan perubahan nama perusahaan yang sebagian besar berlatar biru itu menjadi Meta. Perubahan nama tersebut bukan tanpa sebab, karena ada misi yang ingin dibawa oleh Mark, yaitu tujuan utamanya membangun dunia virtual dengan nama Metaverse.

Proyek Metaverse

Nah dari sini sudah nyambung sedikit ya, seluk beluk dari nama Metaverse. Sayangnya dari nama saja sudah ada polemik. Karena ternyata ada perusahaan yang sudah mendaftarkan namanya Meta sebelum Facebook. Jadi mau tidak mau hanya ada 2 pilihan. Entah memenangkan di pengadilan atau membayar nama Meta perusahaan yang ada dengan harga yang cukup fantastis. Jika di lihat dari progressnya, kemungkinan besar Facebook akan membeli nama perusahaan Meta tersebut dari pendaftar sebelumnya.

Pihak Mark Zuckeberg mengklaim bahwa saat ini Facebook tengah fokus membangun proyek besar mereka selanjutnya, yakni Metaverse. Namun seiring berubahnya nama perusahaan bukan berarti paltform yang ada sebelumnya akan ditinggalkan ya. Jadi yang berganti nama hanya group company saja. Seperti Google yang mempunyai group company bernama Alphabet.

Proyek besar tersebut nantinya dideskripsikan sebagai dunia virtual yang sangat luas dan di dalamnya kita bisa melakukan apapun layaknya di dunia nyata. Mulai dari menjual barang, jasa, menjual properti, beraktifitas seperti layaknya dunia nyata, dan masih banyak lagi. Walaupun belum ada bocoran yang pasti, namun bisa dipastikan ada beberapa elemen diantaranya yang akan digunakan, seperti : Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan Artificial Intelegence (AI).

Antusiasme Dunia

Tidak lama Mark Zuckeberg mengumumkan proyek besarnya itu, lalu muncullah banyak kompetitor yang kini sedang berlomba-lomba merealisasikan Metaverse dan membangun teknologi yang di gadang-gadang sebagai teknologi masa depan. Bahkan ketika kamu sedang membaca artikel saya ini, coba deh cek di google, pasti sudah banyak banget website yang membangun dunia virtual yang mungkin mencoba menyerupai Metaverse.

Device Yang Digunakan

Mungkin kalian bertanya-tanya, nantinya device yang digunakan akan seperti apa? Kalau kalian suka nonton anime, mungkin banyak yang sudah tahu anime dengan judul SAO – Sword Art Online, adalah mengisahkan seorang Kirito yang bertualang (terjebak) di dunia virtual. Layaknya dalam sebuah game, ia bisa mengakses menu layaknya Augmented Reality, merasakan panorama dan keaslian dunia layaknya Virtual Reality, dan adanya NPC (pemain lain selain player) yang biasa disebut dengan AI (Artificial Intelegence).

Saya sudah bisa menebak, untuk teknologi Metaverse nanti kemungkinan besar akan menggunakan yang namanya Oculus. Secara singkat, Oculus adalah jenis peralatan khusus di design untuk player memasuki dunia Virtual Reality. Peralatan yang digunakan ini seperti kacamata, headset, ring stick, dan sebagainya. Namun saya kurang yakin, karena peralatan model Oculus ini harganya benar-benar tidak begitu bersahabat bagi kebanyakan orang. Ya, karena harganya yang cukup mahal. Saya rasa device yang akan digunakan mencakup layar monitor, dan smartphone gadget yang biasa kita gunakan saat ini.

Nah sekarang sudah kebayang sedikit tentang Metaverse? Lalu nanti bagaimana dampaknya bagi masyarakat Indonesia? Fitur keren apa yang akan di implementasikan? blablabla dsb. Saya melihat ini adalah sebuah terobosan yang unik, karena menggabungkan dunia virtual dan reality menjadi satu, adalah hal yang keren. Karena saya seorang gamer, bisa dikatakan saya cukup antusias dengan perkembangan dan berita tentang Metaverse ini. Apa kamu antusias juga?

Leave a Reply

Your email address will not be published.