Fenomena Baru, Demam Virtual Youtuber

Pada konten blog kali ini kita akan membahas tentang maraknya Virtual Youtuber atau biasa disebut dengan Vtuber. Dari sekian banyak judul mengapa harus Vtuber? Yes, karena kira-kira 1 bulan yang lalu banyak sekali virtual youtuber aneh-aneh yang tiba-tiba invasi ke beranda Youtube saya. Engga tahu juga kok bisa. Sepertinya sih, algoritma Youtube ada perubahan lagi. Karena biasa youtube saya selalu nonton clip anime dan beberapa jokes anime.

Virtual Youtuber

Saya tidak akan berbicara panjang lebar bagaimana asal usul dan latar belakang mengapa terciptanya Vtuber ini. Tapi secara singkatnya tren virtual youtuber baru masuk ke indonesia sekitar tahun 2019. Ini saya liat dari tren home page dari masing-masing tiap agensi Vtuber saja. Tapi untuk yg independen mungkin bisa saja sebelum tahun 2019.

Awalnya saya sempat kepikiran, buat apa nontonin virtual youtuber. Kan hanya komunikasi 1 arah, kalau pun komunikasi 2 arah juga terbatas pada kotak chat yang selalu bergulir per barisnya dengan cukup cepat sekali kan. Lalu mikir apa ga pusing ngeliatin kotak chat lalu meladeni orang satu per satu.

Ternyata persepsi saya salah. Ternyata tren 2020 kemarin adalah level puncaknya kelahiran Virtual Youtuber yang di naungi oleh beberapa agensi yang sudah berkembang di Jepang. Dan ternyata dalam kurun waktu 1 tahun saja sudah mengeluarkan beberapa gelombang, bahkan hingga gelombang atau generasi ke 4, 5 dan seterusnya.

Ada apa ini gerangan? Setelah saya melakukan research dan menanyakan secara tidak langsung beberapa orang sebagai sampel, hal ini karena adanya dampak Covid-19 dan PPKM yang berkepanjangan di Indonesia, khususnya Jawa-Bali. Semakin menipisnya lapangan pekerjaan dan tekanan yang cukup tinggi untuk bertahan hidup membuat sejumlah orang mencari alternatif hiburan yang aman. Salah satunya Virtual Youtuber.

Definisi aman maksud saya di sini adalah baik itu si pembawa konten dan penikmat konten bisa menjadi diri mereka masing-masing tanpa harus jaga image (jaim). Bahkan ternyata banyak sekali konten yang bisa dibuat dari sebuah stream free talk atau pun gaming session. Konten dari si Vtubernya membicarakan on-going topik dengan para visitor ataupun membership, dan konten untuk clipper yang di animasikan secara visual dan dramatis biar lebih dapet charm dan suasananya.

Ngikut Jadwal

Kadang saya mencoba cari tahu apa asiknya nungguin dan nge-simp dengan Vtuber. Well you never knew unless you try. Jadi saya coba ngikutin topik chat dari salah satu Virtual Youtuber dari NijisanjiID dan Evelyn dan saya rasa not bad juga. Selain ada konten gaming, dan free talk ternyata ada juga lho beberapa konten cover lagu. Jujur aja, konten lagu adalah yang saya suka banget. Karena kalau ngeliatin orang maen game 5 menit juga saya udah ngantuk banget. Jadi saya cari konten cover lagu dan clip yang lucu-lucu. Dan ternyata it is really fun.

Saya kerja sebagai System Administrator Linux dan Windows server, secara shift dan di sela-sela shifting saya selalu menyempatkan nonton clip yang lucu atau pun yang baru yang kiranya bakal seru atau pun lucu. It is really fun karena alternatif hiburan ini bisa menjadi relief bagi stress work kalian. Karena dalam 1-2 tahun terakhir selama masa Covid-19 saya rasa tingkat stress saya cukup meningkat. Karena konsumsi kopi saya sudah di level yang tidak aman, dan tidur selalu di atas jam 11 malam atau bahkan jam 1 pagi.

Kadang saya mencoba make a donation ke Vtuber kadang 10k, 20k, 30k, bahkan sampe 100k. Ga tau kenapa ya, pas pesan kita dibaca kayanya senang aja gitu dan si pembawa konten (Vtuber) ini memang selalu membawa topik yang cukup fun juga. Tapi kalau kita ga bisa ngerem, bisa-bisa dalam sehari bisa abis banyak untuk make a donation doang, so be careful.

It is Fun

Jadi singkat kata it is really fun to have them (Vtuber) around Youtube. Mungkin kalian yang baca ini ngerasa saya aneh, tapi trust me. Bagi mereka yang bekerja cukup intense dan punya level stress cukup tinggi, we need something alternative that makes us alive and feel what-you-called-fun.

Saya memprediksi sepanjang 2021 bakal banyak audisi Vtuber yang akan sliwean kesana kemari. Dan mungkin saja ada agensi baru yang akan hadir membawa sesuatu yang lebih berbeda lagi? Who knows.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *