Ngeri! Kematian Covid19 di India Menggila!

Mulanya, negara India ini sangat disiplin dalam protokol kesehatan dan mereka mengklaim telah berhasil menekan laju pertambahan virus covid19 di negaranya. Namun sayang, karena saking terlalu percaya diri, India kini tengah menghadapi gelombang Covid19 kedua yang sebagian besar menyerang New Delhi, Ibu kota India.

Mencapai 2000 Orang per Hari

Dilaporkan lewat media-media, bahwa statistik angka kematian di India beberapa hari terakhir bisa mencapai 2000 orang per hari. Angka tersebut terbilang fantastis, karena rata-rata angka kematian kini di klaim paling tinggi sedunia. Dengan statistik angka tersebut, bisa dikatakan India mengalami fase terburuk dalam persebaran Covid19.

Baca juga : Menanggapi PSBB: Efektif atau Enggak?

Kasus penambahan harian yang dialami India juga kian meroket. Dikutip dari beberapa media luar, dalam 24 jam lebih dari 200.000 orang dinyatakan positif Corona. Angka tersebut jika dibandingkan dengan kita (Indonesia) tentu sangat jauh sekali. Dimana rata-rata positif Indonesia hariannya antara 4000-5000 orang. Jadi bisa dikatakan India 40x lebih ganas dari Indonesia.

Penyebab Tsunami Covid19

Penyebab utama dari datangnya tsunami beruntun Covid19 yakni karena adanya festival masal yang dihadiri oleh jutaan orang di Sungai Gangga. Akibat event tersebut, banyak orang yang tertular dan klasternya sudah sangat mengkhawatirkan.

Kehabisan Oksigen

Bahkan jika kita lihat beberapa video Youtube, para tenaga kesehatan India sudah mulai tumbang. Begitu juga dengan fasilitas kesehatan yang ada di India. Semua orang kini berebut Oksigen agar pasien Covid19 bisa bertahan hidup. Nyatanya, di beberapa rumah sakit mengalami kurangnya Oksigen. Bahkan banyak orang mengantre berhari-hari agar bisa dirawat di rumah sakit dan mendapatkan perawatan insentif. Tak sedikit juga yang meninggal karena terlalu lama menunggu antrean rumah sakit.

Pelajaran

Melihat kondisi yang demikian seperti di India, kita bisa bercermin dan melihat kenyataan yang ada. Covid19 memang nyata dan ganas (well saya juga pernah kena Desember 2020 lalu). Setelah anda kena, anda tidak akan pernah tahu, kepada siapa saja kita sudah menularkan. Penyakitnya sih sepele, hanya batuk, pilek, dan pegal saja. Tapi ketika kondisi pasien memburuk, maka hal itu berimbas ke paru-paru dan menjadi sangat kritikal.

Baca juga : Rekomendasi Minuman Sehat Masa COVID-19

Yang terpenting adalah pencegahan. Semakin baik protokol kesehatan yang kita jalankan, maka dipastikan kita bakal sehat-sehat saja. Aturan mainnya sangat mudah. Virus Covid19 ini hanya bisa masuk melalui hidung dan mulut saja. Asalkan tidak ada pembawa mediator yang membawa virus ini ke mulut atau hidung, kita sebenarnya aman-aman saja kok.

Langkah Pencegahan Covid19 April 2021

Saya akan rangkum beberapa langkah pencegahan Covid19 yang bisa kita lakukan. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalau kamu masih memperdebatkan Covid19 itu asli atau tidak, silakan ke rumah sakit dan lihat sendiri dengan mata kepala anda.

  • Selalu pakai masker (3 lapis) ketika di keramaian
  • Jaga jarak (0.5 meter ~ 1 meter) yang penting terhindar dari radius batuk / pilek / bersin orang
  • Sebelum menyentuh hidung / mulut PASTIKAN selalu cuci tangan yang bersih / pakai hand sanitizer
  • Setelah dari luar rumah (pergi / jalan-jalan) langsung mandi dan cuci baju dengan pemutih
  • Karena kasus WNA India melonjak, ada baiknya menghindari WNA India untuk 2 minggu ke depan
  • Tahan jangan mudik dulu
  • Hindari keramaian dalam gedung dan jalan raya
  • Selalu sedia stok masker 3 lapis, beli sekarang sudah murah gan!

Leave a Reply

Your email address will not be published.