Jangan Tertipu Dengan Email Spam

Topik kali ini kita akan membahas tentang email spam. Karena sebetulnya dari waktu ke waktu email spam ini sudah cukup meresahkan kita lho. Ditambah lagi dengan pengetahuan email spam yang sangat minim diantara kita. Oleh sebab itu harus pintar dalam menganalisa dan cek tiap email spam.

Sebelum mulai lebih jauh lagi, ada beberapa kriteria email spam yang harus kalian ketahui. Materi ini sebenarnya tidak diajarkan di kampus manapun. Trust me! Kamu harus pake daya analisa kamu sendiri.

  • Email spam yang isinya konten vulgar dan terkesan pornografi. Ini jelas-jelas tujuannya hanya mengajak para pengguna yang tergila-gila dengan pornografi online saja dan maksa agar mereka mendaftar website mereka.
  • Email spam yang isinya tentang iklan promosi. Email kategori ini tidak terlalu bermasalah dan biasanya selalu masuk ke junk/spam folder secara otomatis. Karena sifatnya hanya beriklan saja.
  • Email spam untuk menipu. Biasanya email ini tujuannya nipu dan isinya selalu konten yang “too good to be true“. Nanti kita bahas.

Dari tiga kategori di atas, kita akan membahas yang paling parah efeknya, yaitu email spam untuk menipu.

Pagi ini saya cek email dan dapat email dari seseorang yang digunakan untuk menipu. Tentu saja, isi emailnya terlalu bagus untuk kita percayai. Saya kasih screenshootnya. Kamu harus cek lewat webmail atau Thunderbird atau Outlook. Jika cek dari handphone tidak bisa.

Tuh.. terlalu bagus untuk dipercayai bukan? Model menipunya sekarang seperti ini. Jangan langsung percaya.

Cek Pengirim & Balasan Email

Kita cek dari webmail pengirim aslinya. Caranya bagaimana? Jika kalian pakai roundcube webmail, maka tinggal arahkan saja kursor mouse ke pengirim dan lihat yang tampil textnya.

Kita lihat pengirim aslinya adalah it@semia-lb.com ya. Kemudian pada email sebelumnya ia menyuruh kita untuk mengirimkan balasan ke :

Ya, sungguh aneh bukan? Kenapa harus repot-repot balas email ke email pribadi?

Cek Website Pengirim Email

Selanjutnya kita melakukan penelitian dengan membuka website si pengirim email tersebut dan memastikan, apakah penawaran yang ditawarkan sebenarnya relevan dengan website si pengirim email tersebut.

Dan ternyata setelah saya cek buka website di atas, diarahkan ke whatsapp chat group redirection.

Jadi tambah tanda tanya lagi. Karena sama sekali tidak relevan dan tidak masuk akal.

Kesimpulan

Dari analisa kedua hal itu saja, kita bisa langsung mengambil kesimpulan. Ternyata email tersebut adalah palsu dan bisa jadi jebakan saja. Oleh karena itu jangan sampai kena.

Kita bisa abaikan saja, atau lakukan blokir pada email tersebut.

Ada 2 kemungkinan di sini.

  • si pengirim email memang berniat untuk melakukan kejahatan atau penipuan.
  • si pengirim email terkena compromised oleh seseorang dan malah dipergunakan secara tidak bertanggung jawab. Istilah¬†compromised¬†ini seperti seorang penyusup yg memakai fasilitas kita tanpa diketahui, dan biasanya digunakan untuk kejahatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *