Iptables berantakan, tidak bisa masuk ssh

Pernah mengalami senjata makan tuan? Saat kamu sudah mendefinisikan iptables kemudian berantakan mengakibatkan tidak dapat masuk ssh server?

Sekedar sharing saja, kejadian ini saya alami pagi ini. Saat sedang santai masih ngantuk, ternyata dedicated khusus untuk file server mati tiba-tiba. Saat saya telnet hasilnya timeout, namun ketika saya ping ternyata merespon balik. Sebelumnya saya ubah port 22 (untuk ssh) menjadi port lain, namun time out. Ketika telnet port 22 ternyata refused.

Dari situ langsung memunculkan tanda tanya. Karena masih pagi dan otak masih dingin, saya sembari cari cara namun malas mode on. Namun setelah 1 jam mencari dapat saya simpulkan kalau server ini masih nyala namun terblokir karena iptables yang terlalu ketat rulenya.

Berhubung ini server murah, jadi tidak ada IPMI akses untuk remote consolenya. Kamudian saya ke panel pihak provider server, teryata dari data centrenya menyediakan Rescue Image. Singkatnya, dengan rescue image ini, kita bisa melakukan segala settingan agar bisa membantu dedicated server kembali up atau membalikkan settingan.

Pada pilihan rescue image, saya pilih ubuntu 12.04, kemudian dari panel pihak data centre menyediakan user password sementara untuk akses rescue image. Kita masuk dan autentikasi sebagai root.

Untuk membalikan settingan, kita perlu menambahkan port 22 yang saya rubah itu dulu, karena peraturan iptable saat ini hanya membolehkan port 22 saja.

Singkatnya, kita mount disknya, lalu edit iptable atau balikkan settingan. Perhatikan label dan ukurannya, teliti 2x sebelum melakukan mount.

mkdir /home/mount
mount /dev/sda2 /home/mount

Kemudian kita buka /home/mount dan edit file sshd_config. Sesuaikan port yang berangka 22 tersebut. Setelah selesai, save.

Kita unmount kembali.

umount /dev/sda2

Kemudian kita boot normal kembali dan tunggu servernya menyala kembali. Pasti sekarang sudah bisa login ssh lewat port 22.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *