Beberapa kebiasaan buruk penumpang di kereta Commuterline

Pernah menggunakan jasa layanan kereta Commuterline Jabodetabek? Bagi yang belum pernah coba, mending coba deh transportasi darat yang cepat ini. Hanya dipatok harga Rp 2000 untuk 25 km pertama dan selanjutnya Rp 1000 untuk per 10 km.

Terlepas dari layanannya yang membawa keuntungan banyak orang dimana harganya yang terbilang murah, pernah melihat kebiasaan buruk penumpang di Commuterline? Nah, kebetulan karena kareta termasuk moda transportasi utama saat kerja, saya bantu share deh beberapa perilaku buruk penumpang Commuterline.

Pura-pura tidur

Kebiasaan buruk yang pertama adalah pura-pura tidur. Yang melatarbelakanginya yaitu si penumpang maunya dapat tempat duduk. Nah agar tidak diganggu, makanya si penumpang pura-pura deh tidur. Banyak yang sering pakai cara ini, gak cowok ga cewek sama aja. Tapi untungnya kalau ada lansia atau ibu menyusui biasanya petugas membangunkan paksa agar diprioritaskan penumpang lain yang lebih membutuhkan.

Menghalangi jalan keluar

Perilaku ini dipicu karena takutnya penumpang kalau mereka tidak bisa  turun di stasiun tujuannya. Karena saat kereta penuh pasti sangat sulit bergerak kan? Daripada susah-susah, langsung saja berdiri nemplok di dekat pintu biar gampang keluar. Padahal rute stasiun si penumpang tersebut masih lama, malah mempersulit keluar masuknya penumpang selama perjalanan.

Memaksa masuk

Yang satu ini bisa dibilang agak extrim. Karena pada saat jam kerja apalagi pulang kerja, dapat dipastikan kereta sangat penuh dan sesak. Namun  mayoritas penumpang Commuterline yang punya tujuan yang sama, ingin cepat pulang dan istirahat, akhirnya memaksakan diri untuk masuk ke gerbong. Padahal gerbongnya sudah sempit dan sumpek, yang di luar enak dorong tapi yang di dalam sudah gepeng seperti roti, hahaha.

Sengaja duduk di lantai

Sering kejadian ini saya temui saat pulang kerja jam 10 malam ke atas. Saat kereta agak senggang sedikit, biasanya bapak-bapak selalu mencuri kesempatan kalau keamanan sedang tidak ada langsung deh duduk di lantai. Serasa seperti orang yang tidak berdosa, ia acuh tak acuh terhadap peraturan yang ada di kereta. Beberapa petugas yang melihat biasanya langsung mengingatkan, tapi banyak juga petugas kereta yang diam saja tidak mengingatkan.

Mungkin itu saja beberapa perilaku buruk yang sering ditemui di Commuterline. Tapi rata-rata perilaku di atas hanya terjadi saat jam kerja atau jam pulang kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.