Hati-hati Berita Adu Domba di Media Elektronik

Artikel kali ini kita akan membahas tentang bahayanya berita adu domba yang kini marak beredar di media elektronik. Media elektronik di sini maksud saya termasuk hasil shared Whatsapp, BBM, LINE, youtube dan Facebook.

Sudah banyak itu artikel dari berita yang beredar di internet yang isinya ujaran kebencian dan adu domba. Kalau dalam pengalaman saya, biasanya paling sering lewat Facebook dan media Whatsapp. Isi beritanya biasanya tentang politik, agama hingga cekcok alasan hal yang sangat sepele yang membuat perselisihan, menjadi drama netizen hingga masalahnya membesar. Tahukah kamu, dibalik dari kejadian ini semua ternyata ada yang mengambil untung dari adu domba ini. Dan pada dasarnya tidak ada gunanya kita memperselisihkan hal tersebut.

Adu domba politik

Akhir-akhir ini yang paling banyak adalah adu domba masalah politik. Bisa dibayangkan banyak yang termakan akibat propagasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena urusan personal mereka, kemudian dimanfaatkan dengan oknum haus akan uang.

Iklan

Tahukah kamu, banyak website dan blogsite serta portal berita yang isinya adalah berita sensitif dan memicu perpecahan dan SARA. Coba deh perhatikan beberapa website atau blogsite abal-abal yang asal meng-copy paste artikel atau membuat beberapa artikel sendiri dengan pernyataan tertentu. Jika browser kamu enggak pakai adblocker, bisa lihat banyaknya iklan yang sejibun yang otomatis bakal memperkaya yang punya iklan tersebut. Siapa? Ya yang punya website / blogsite itu.

Di tengah kisruh dengan melintir fakta dan opini, ada juga oknum yang share ke facebook, twitter hingga media lain. Secara tidak langsung kita bakal ikut terkena dan pengin tahu dan secara tidak sadar kita malah adu cek cok dengan pengguna lainnya, berujung perpecahan.

Makin banyak yang kepo dan ingin tahu membuka link yang di share dan lagi-lagi iklan yang berada di website / blogsite berita abal-abal tersebut di lihat yang secara otomatis menambah pundi-pundi amal oknum tertentu dalam memanfaatkan ujaran kebencian dan perpecahan.

Masih ingin share dan komentar?

Setelah mengetahui proses tersebut, masihkah anda sekalian menjadi mesin penghasil uang mereka? Ya, mereka untung dapet duit dari jutaan hingga belasan juta rupiah.

Kalau anda tidak mau menjadi mesin penghasil uang bagi media abal-abal dan oknum tertentu, yasudah tidak perlu ditanggapi berita yang aneh-aneh. Diamkan saja. Saya kasih tahu saja, ga ada untungnya sama sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.