Rakit Kreasimu dengan Raspberry Pi 3

Topik kali ini berkaitan dengan yang namanya Raspberry Pi. Karena beberapa hari lalu baru saja membeli device mungil nan murah ini, kalau tahu harganya bakal kaget.

Contoh penampakan dari luar Raspberry Pi 3 bisa di lihat pada gambar di atas ya.

Ada beberapa alasan yang harus anda baca pada artikel blog saya terlebih dahulu sebelum menggunakan Raspberry Pi 3. Okelah, di sini kita akan jujur buka-bukaan saja tentang fakta menggunakan Raspberry Pi 3 (seri terbaru, model B). Semoga banyak yang menyukai dan terinspirasi dari Raspberry ini dan mengubah pandangan orang tentang alat kecil ini.

Sejarah

Pada dasarnya, Raspberry Pi digunakan untuk sarana belajar khususnya programming dasar komputer dan robotik. Alat ini berukuran sangat kecil (seperti ukuran hape dengan layar 5 inch). Dikembangkan dan manufaktur sebagian besar dari UK (Inggris). Terjual laris manis di negara pembuatnya sana hingga jutaan barang satuan dalam kurun waktu yang relatif singkat.

Komponen

Alat mungil ini terdiri dari beberapa komponen penting, seperti : I/O, RAM, CPU/GPU, USB hub, Ethernet dan Wireless (pada versi terbaru). Dengan komponen utama dan sangat sederhana ini, terbukti sebuah komputer dengan sistem operasi tertentu dengan berbasis arm dapat dijalankan pada papan kecil berwarna hijau.

Sistem operasi

Walau ukuran raspberry dan hape hampir mirip (sama), namun bukan berarti mempunyai sistem operasi yang sama persis. Sedikit berbeda namun mirip nyerempet-nyerempet lah.

Beberapa sistem operasi yang bisa di pasang pada Raspberry Pi:

  • Raspbian (debian)
  • Ubuntu mate
  • Windows 10 IoT
  • OSMC
  • Libreelec
  • Masih banyak lagi
Jenis Raspberry

Terlepas dari banyaknya sistem operasi yang tersedia, raspberry juga memiliki beberapa jenis yang berbeda. Kurang lebih ada 6 tipe raspberry yang sudah dikeluarkan oleh produsen (UK). Namun versi terakhir yang saya tahu yaitu Raspberry Pi 3 Model B dengan spesifikasi:

CPU: Cortex-A53 64-bit
Core: 4
GPU: VideoCore IV
CPU clock: 1.2 GHz
RAM: 1 GB
USB: 4 slot (USB 2.0)
Wireless: Ada
Audio: Ada
HDMI port: Ada
Bluetooth: Ada (v4)
microSD: Support 1 slot

Lebih lengkapnya, silakan cek link ini.

Dengan spesifikasi di atas, sudah sangat cukup untuk menjalankan sebuah sistem operasi karena ram dan kekuatan CPU yang terbilang lumayan besar.

Raspberry yang saya pakai kali ini Raspberry Pi 3 Model B dan saya installkan sistem operasi Raspbian (versi debian arm).

Ada persepsi salah yang ada ketika kita melirik harga dan spesifikasi Raspberry Pi, khususnya yang versi terbaru. Perlu diingat, raspberry Pi bukan untuk bermain game yang high-end dan tidak bisa menyaingi proses dari komputer / laptop rumah kalian sendiri.

Ada banyak kelebihan dan kekurangan saat menggunakan.

Kelebihan
  • Murah belinya, total kurang dari 700 ribu (beli di KiosRobot depok)
  • Bisa pakai internetan (pakai model Pi terbaru ya!)
  • Listrik sangat murah, hanya butuh charger 5v 2A saja
  • Bisa untuk nonton film, setel musik, browsing, download, putar filem, dll
  • Tidak perlu repot untuk maintenance
  • Nyaman untuk programming language
  • Nyaman untuk kebutuhan Sys Admin Linux
  • Cocok untuk belajar Linux (sistem operasi debian)
  • Simpel
  • Irit tempat (seukuran hape 5 inch)

Kekurangan

  • Tidak bisa untuk game berat
  • Bukan untuk game berat
  • Sistem operasi bukan windows yang kita kenal
  • Cepat panas (makanya dikipasin / di tempat AC)
  • Tampilan grafik sederhana sekali
  • Browser yang terbatas (hanya bisa Chromium, Mozilla, Midori saat ini)
  • Aplikasi masih sedikit dan masih dalam tahap pengembangan

Terlepas dari banyaknya kelebihan dan kekurangan yang ada, adalah hak anda sekalian sebagai pembaca untuk menentukan apakah alat mungil ini cocok dan layak anda pakai atau tidak. Berbicara soal efisiensi alat ini memang jagonya, tapi ingat sistem operasi berbeda dan butuh penyesuaian dan belajar dulu.

Dari sisi sys admin dan programmer, alat ini sangat di rekomendasikan. Khususnya saya yang biasanya cuma muter-muter di internet nyari tutorial atau posting tutorial serta me-maintenance beberapa server dan website secara remote. Ketimbang menggunakan komputer rumah (600 watt) jauh ini lebih hemat donk. Maklum, karena pc saya spesifikasi semi gaming, listrik lumayan mahal.

Jadi bagaimana? Masih mikir-mikir gimana? Untuk sekedar browsing, youtuban, email, fb an, chatting, streaming felem, saya lebih rekomendasi menggunakan Raspberry Pi (pakai versi yang ram 1GB ya! Kurang dari 1GB ya lemod lah). Namun jika menurut kalian device ini agak cupu, itu pilihan kalian.

Ditunggu komentar dan testiominialnya setelah menggunakan raspberry pi ya serta kesannya setelah memakai. Tq.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *