Tree of Savior INA : Tes CBT ke 2

Setelah mendengar berita terbaru dari game Tree of Savior Indonesia perihal tentang CBT ke 2 nya oleh publisher game Gemscool, akhirnya saya langsung download file instalasi tersebut kira-kira sebesar 6.3 GiB.

CBT tahap 2 ini cukup menarik, karena semua player bisa memainkan game ini tanpa menggunakan CBT key. Event ini hanya berlangsung beberapa hari saja, yaitu dari tanggal 22 April hingga 24 April 2016. Kategori event ini termasuk dalam “Bug Finder & Best Adventure“, tapi bukan berarti kita harus mengikuti aturan event tersebut sih. Kita bebas bermain dan yah having fun aja. Walaupun baru main sebentar, namun gameplay-nya cukup menarik walau saya masih agak lambat dalam memahami menu dan alur game tersebut.

Untuk bisa bermain game TOS INA (Tree of Savior Indonesia) ada beberapa spesifikasi komputer yang harus kita perhatikan. Coba lihat halaman ini. Untuk komputer saya sendiri, spesifikasinya yaitu:

  • Windows 8.1
  • 8 GiB RAM
  • AMD A6
  • 1 GiB VGA card
  • 1 TiB Harddisk

Asal tahu saja, spesifikasi PC saya bukan termasuk baru. Karena PC rakitan saya ini sudah dibangun sejak tahun 2012 lalu hingga tahun 2016 sekarang xD

Saya rasa dengan laptop core i3 dengan ram minimal 2 GiB harusnya bisa, tapi pasti agak lag-lag gimana gitu. Kalau mau memakai laptop lebih baik di upgrade ke 4 GiB dulu deh. Tapi, lebih rekomendasi lagi menggunakan komputer desktop.

Untuk tanggal Open Beta atau OBT saya belum tahu tanggal pastinya, karena saya bisa dibilang agak ketinggalan informasi untuk hal seperti ini. Karena akhir ini kesibukan masuk kantor (shift) di hari sabtu dan minggu jadi sering missed informasi.

Biar enggak penasaran, berikut beberapa gambar yang berhasil saya ambil. Barangkali ada yang penasaran dan tanya ini itu.

Sesi pilih class karakter.
Sesi mau start game.
Sesi tutorial setelah memasuki map game.
Saat karakter naik level.
Memasuki daerah perkotaan.
Berada di cave (gua) bersama player lain.

Game ini bisa dimainkan dengan 3 mode. Yaitu mode keyboard, mode mouse dan mode joystick. Semuanya bisa di setting terlebih dahulu melalui pengaturan. Tidak hanya itu saja, kita juga bisa memilih bahasa yang kita inginkan, contoh Indonesia, Inggris atau mungkin Korea?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.