Tips jika sering menggunakan Email

Sering menggunakan email untuk bekerja atau bertukar informasi? Sebagian dari kalian pasti ada yang menjawab ya dan ada yang menjawab tidak. Oke.

Zaman sekarang sudah berubah cepat dan butuh suatu trobosan yang berhubungan dengan kecepatan untuk berbisnis. Salah satunya adalah email. Sebagai sarana bisnis, email juga digunakan pada kebanyakan perusahaan untuk menyimpan arsip berkas dan beberapa dokumen penting kantor lainnya. Dengan menggunakan email, sudah jelas, selain hemat kertas juga mudah untuk mengarsipkannya.

Namun sayang, segi keamanan atau security sepertinya tidak terlalu di hiraukan oleh kebanyakan pengguna email. Terbukti banyak email yang bermasalah atau dibajak oleh orang lain. Untuk mencegah hal tersebut, harus dilakukan beberapa cara. Tidak sulit kok, kita hanya perlu notepad pribadi saja.

Berikut hal yang harus diperhatikan jika menggunakan email sebagai sarana utama berkomunikasi.

Konektivitas

Pastikan layanan email service memiliki koneksi dan stabilitas yang tinggi, karena mempengaruhi kinerja kita juga kalau transaksi beremail sangat padat sekali.

Lock password

Pastikan pada laptop atau email, usahakan gunakan fitur lock password. Jadi dengan begitu saat kita ke toilet atau makan siang, laptop kita aman karena terkunci aksesnya.

Password

Selalu gunakan password yang agak sulit dan BUKAN merupakan kata yang bisa dibaca. Sangat disarankan dan bahkan dianjurkan untuk memakai password dengan kriteria: minimal 6 karakter, diisi minimal dengan 1 huruf besar, 1 huruf kecil, 1 sisipan kode dan merangkai suatu kata yang tidak dapat terbaca dan benar-benar random (ngacak). Sangat disarankan di simpan dalam 1 notepad pribadimu.

SPF

SPF adalah salah satu aturan yang berisi dari TXT record, dimana kita harus mengisi dengan benar terlebih dahulu pada DNS kita. SPF berfungsi juga sebagai filter lapisan pertama terhadap host mana saja yang boleh kita gunakan sebagai pengirim, dsb.

Reverse DNS

Tak lengkap rasanya kalau set up email begitu saja tanpa rDNS atau reverse DNS. Sebagian host yang bernama besar seperti yahoo, hotmail dsb nampaknya telah memberlakukan perlakuan ketat yang berkaitan dengan rDNS. Sebagai contoh, jika rDNS tidak terdaftar atau tidak sesuai, maka email dan permintaan kita akan ditolak dan akan muncul failed to send. Oleh karena itu pastikan pada sistem Administrator kamu untuk set rDNS dengan benar.

Email server terpisah, domain terpisah

Selalu gunakan email server secara terpisah dengan web server tempat website dan domain terpisah yang kamu digunakan. Sebagai contoh, website bernama abc.com, kemudian email menggunakan server berbeda dengan name berbeda seperti abcgroup.com Hal ini untuk mengantisipasi jika website ke hack dan digunakan oleh si pelaku untuk mengirim spam lewat email account bisa bahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *